Cerita klien yang berhenti menebak-nebak setelah punya data. Apa yang mereka cari, apa yang kami temukan, dan apa yang berubah setelahnya.
Makanan & Minuman · Riset Konsumen
Teknologi · Riset Pengguna Aplikasi
Kesehatan · Riset Loyalitas Pasien
Ritel · Survei Kepuasan Karyawan
Makanan & Minuman · Riset Konsumen
Tanpa data, strategi pemasaran cuma tebakan. Lewat riset ini SSB Hj. Hesti akhirnya tahu siapa pembelinya, apa yang mendorong mereka membeli, dan ke mana strategi sebaiknya diarahkan.
Tantangan Klien
SSB Hj. Hesti sedang menyusun rencana pemasaran tahunan, tapi belum punya data yang cukup tentang konsumennya sendiri. Mereka perlu tahu siapa yang membeli, apa alasannya, dan bagaimana pola konsumsinya.
Pendekatan Kami
01 · Penyusunan Pertanyaan
Kami susun pertanyaannya senetral mungkin, dengan pilihan jawaban yang beragam, supaya yang terekam adalah kenyataan di lapangan dan bukan dugaan siapa pun.
02 · Desain Survei
Tampilannya dibuat menarik dan gampang diikuti, sehingga lebih dari 90% responden bertahan sampai pertanyaan ke-20 dan seterusnya.
03 · Penyebaran Survei
Penyebarannya diatur supaya yang mengisi memang orang-orang dari kelompok konsumen yang ingin dipahami, bukan sekadar mengejar jumlah.
04 · Analisis Data
Kami olah datanya lalu bandingkan antar kelompok, sampai terbentuk peta profil konsumen beserta pola perilaku masing-masing kelompok.
Hasil yang Dicapai
Ingin tahu seperti apa surveinya?
Lihat Contoh Survei"Project yang luar biasa! Menjadi sejarah bagi SSB Hj. Hesti dalam memaknai pentingnya data untuk menyusun rencana marketing ke depan."

Teknologi · Riset Pengguna Aplikasi
Survei sepanjang ini biasanya ditinggal separuh jalan. Dengan rancangan yang tepat, hampir 70% responden justru mengisinya sampai habis.
Tantangan Klien
OneSmile perlu tahu fitur apa yang sebenarnya dibutuhkan penggunanya. Persoalannya, survei sepanjang itu kalau memakai formulir biasa hampir selalu ditinggal sebelum selesai.
Pendekatan Kami
01 · Riset Pengguna
Urutannya kami atur supaya terasa mengalir, dari yang ringan menuju yang lebih dalam, sehingga responden betah sampai akhir.
02 · Desain Survei
Setiap bagian dirapikan supaya responden bisa fokus pada jawabannya, tanpa perlu berpikir dulu bagaimana cara mengisinya.
03 · Validasi Data
Penyebaran dilakukan sendiri oleh OneSmile. Kami yang memastikan jawaban yang masuk sahih dan bersih dari isian asal-asalan.
04 · Pendampingan Analisis
Analisisnya dikerjakan sendiri oleh tim OneSmile. Tugas kami merapikan strukturnya lebih dulu, supaya mereka leluasa menggali temuan sedalam yang mereka mau.
Hasil yang Dicapai
Pada formulir biasa, 80 dari 100 responden umumnya berhenti di tengah jalan. Angka hampir 70% di sini menunjukkan betapa besar pengaruh rancangan survei terhadap kualitas datanya.
Kesehatan · Riset Loyalitas Pasien
Jumlah kunjungan saja tidak menjelaskan apa-apa. Tami Dental Care ingin tahu kenapa pasien bertahan, lalu memakai jawaban itu untuk mendatangkan pasien baru lewat rekomendasi.
Tantangan Klien
Tami Dental Care ingin pasiennya lebih sering kembali sekaligus membawa pasien baru lewat rekomendasi. Tanpa data perilaku yang tertata, sulit menebak langkah mana yang sebenarnya berpengaruh.
Pendekatan Kami
01 · Desain Kuesioner
Pertanyaannya diarahkan pada hal yang konkret, mulai dari pola kunjungan, hal apa yang membuat puas, sampai seberapa besar kemungkinan mereka merekomendasikan klinik ini.
02 · Pengumpulan Data
Survei disebar ke pasien yang memang masih aktif berkunjung, dan tiap jawaban diperiksa dulu sebelum masuk tahap analisis.
03 · Validasi & Pembersihan Data
Jawaban ganda, jawaban yang saling bertentangan, dan jawaban yang menyimpang jauh kami keluarkan lebih dulu.
04 · Analisis & Visualisasi
Datanya kami olah lalu sajikan dalam satu tampilan interaktif, sehingga pola kunjungan, pendorong loyalitas, dan peluang rekomendasi bisa dibaca sekaligus.
Hasil yang Dicapai
Loyalitas pasien tidak datang begitu saja. Setelah tahu perilaku mana yang mendorong kunjungan ulang, Tami Dental Care punya arah yang jelas untuk menjaga pasien lama sekaligus menarik pasien baru.
Ritel · Survei Kepuasan Karyawan
Republik Laptop ingin tahu kondisi sebenarnya di dalam perusahaan. Survei ini menghasilkan Indeks Kepuasan Karyawan yang terukur, lengkap dengan langkah lanjutan yang bisa segera dijalankan manajemen.
Tantangan Klien
Manajemen Republik Laptop ingin mengukur kepuasan karyawan terhadap lingkungan kerja lewat data, bukan lewat perasaan. Mereka perlu angka yang bisa dipakai sebagai titik awal sekaligus acuan perbaikan ke depan.
Pendekatan Kami
01 · Desain Instrumen
Pertanyaan disusun untuk menyentuh lima sisi kepuasan kerja, mulai dari kondisi tempat kerja, hubungan antar tim, kejelasan peran, gaji dan tunjangan, sampai cara karyawan memandang budaya perusahaan.
02 · Pengumpulan Data Internal
Survei dibuat anonim supaya karyawan berani jujur, dan disebar ke semua level agar gambarannya mewakili kondisi perusahaan secara utuh.
03 · Validasi Data
Jawaban diperiksa konsistensinya, dan komposisi respondennya dicek agar tidak ada divisi yang terlalu dominan atau justru terlewat.
04 · Analisis & Rekomendasi
Data diolah menjadi Indeks Kepuasan Karyawan untuk tiap dimensi. Temuannya mengarah pada satu hal, manajemen puncak perlu turun tangan menjaga skor tersebut, dan memperkuat budaya perusahaan jadi salah satu prioritasnya.
Hasil yang Dicapai
Budaya perusahaan tidak berhenti pada nilai yang ditempel di dinding kantor. Angka dari riset ini menunjukkan apa yang sebenarnya dirasakan karyawan, dan dari situ manajemen tahu di mana harus mulai berbenah.